SERVANT LEADERSHIP

Bedah buku yuk. Buku yang dibedah kali ini adalah buku yang punya judul “Servant Leadership: The Ultimate Calling to Fullfill Your Life’s Greatness” karangan Donald Lantu, Erich Pesiwarissa dan Augusman Rumahorbo. Buku ini diterbitkan oleh Gradien Books pada tahun 2007.

Buku ini diawali prawacana dari Prof. Jakob Sumardjo yang mengatakan bahwa kepemimpinan yang baik adalah pemimpin yang berpihak pada kehidupan. Waow nice quote ya? Aku sendiri ga pernah ngebayangin bisa ngomong kayak gitu ^_^ Soalnya banyak pemimpin yang berpihak hanya pada uang dan kekuasaan.

Buku ini menyajikan filosofi baru dalam kepemimpinan yakni kepemimpinan pelayan. Di mana didefinisikan bahwa kepemimpinan pelayan adalah sebuah konsep kepemimpinan etis yang diperkenalkan oleh Robert K. Greenleaf pada tahun 1970. Model kepemimpinan pelayan ini esensinya adalah melayani orang lain, yaitu pelayanan kepada karyawan, pelanggan dan masyarakat, sebagai prioritas utama dan yang pertama. Kepemimpinan pelayan adalah suatu kepemimpinan yang berawal dari perasaan tulus yang timbul dari dalam hati yang berkehendak untuk melayani, yaitu untuk menjadi pihak pertama yang melayani. Pilihan yang berasal dari suara hati itu kemudian menghadirkan hasrat untuk menjadi pemimpin.

Fokus utama dari kepemimpinan pelayan adalah pada bagaimana mengembangkan pihak lain (pengikut, komunitas internal dan eksternal), bukan untuk mementingkan diri sendiri.

Dalam teori kepemimpinan pelayan yang digagas Kathleen Patterson (2003), terdapat tujuh karakteristik yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin yaitu: cinta agape, humility, altruism, vision, trust, empowerment dan service.

Namun sebagai seorang pemimpin pelayan, terkadang kita harus siap melakukan berbagai hal sepele yang diremehkan orang lain. Bahkan harus menerima pandangan yang mengatakan bahwa pemimpin pelayan itu pemimpin yang lemah, tidak tegas dan tidak dapat mengambil keputusan sendiri.

Seorang pemimpin pelayan adalah orang yang selalu berusaha membantu orang lain, terkadang dalam beberapa hal Ia ditipu seseorang karena kebaikannya. Yang paling penting untuk diantisipasi dari hal ini adalah jangan sampai Anda menyerah hanya karena telah ditipu.

Barry Foster (2000) dalam disertasinya berjudul “Barriers to Servant Leadership: Perceived Organizational Elements that Impede Servant Leader Effectiveness”, menemukan enam faktor yang dapat menghambat keberhasilan praktik kepemimpinan pelayan di organisasi:

  1. Rasa tidak percaya dan ekspektasi yang tidak realistis
  2. Konflik terhadap model kepemimpian yang ada sebelumnya
  3. Tidak ada atau lemahnya kerjasama tim
  4. Konflik terhadap keinginan untuk melayani diri sendiri dan sistem penghargaan yang ada
  5. Proses komunikasi dan kolaborasi yang tidak efektif
  6. Proses pembelajaran dan pengembangan tidak berjalan baik

Nah, untuk mengatasi berbagai hambatan yang ada, sudah saatnya Anda membeli buku ini di toko-toko buku terdekat. Karena menurut Herman Muchtar, buku ini dapat menjadi panduan diri menjadi pemenuhan misi hidup, baik dalam berbisnis, bekerja, serta sebagai makhluk sosial dan beragama. Sebagai informasi tambahan, buku ini dijual dengan harga Rp38.000,-. Selamat membeli ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s