Hai Nami

Hai, Nami !

Apa kabarmu ?

Lama tak bersua

Tiba-tiba saja kau hadir

Walau hanya sedetik,

Kau renggut jutaan nafasku

Ayah Ibuku kau tempiaskan

Yang tersisa hanya nisan mereka

Bayi-bayi mungilku kau pelantingkan

Yang tersisa hanya serak-serak tangis mereka

Hai, Nami!

Jangan kau datang lagi

Aku tak mau bersua lagi

Cukup Desember itu berlalu dengan perih

Jangan lagi kau beri serpih

Karena semua itu pedih !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s