SELASA BERSAMA MORRIE

selasa bersama morrie ini bener2 buku yg bagus. buku ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, bahwa kita jangan takut dalam menghadapi kematian. seperti halnya morrie, walaupun dokter memperkirakan bahwa usianya tak kan lama lagi, namun Ia tak lantas jadi lemah atau jatuh bersedih. dia malah semakin kuat, semakin hidup. Ia semakin berusaha mencari makna hidup, berkeyakinan dan hidup penuh dengan harapan. Ia manfaatkan sisa2 hidupnya dengan melakukan hal2 yg berguna, dengan cara mengembangkan diri sendiri, dan menebar cinta kasih bagi sesama.

dalam buku selasa bersama morrie ini diceritakan secara detail bagaimana pertemuan yang dilakukan mitch ke kediaman morrie di setiap hari selasa. pertemuan mereka itu, mereka anggap sebagai kuliah tentang makna kehidupan. namun mereka berdua sama2 tak tau kapan pastinya kuliah ini akan berakhir, karena morrie sendiri tak dapat meramalkan berapa lama lagi Ia akan hidup. kuliah akhir morrie itu mengangkat tema2 yang sering terjadi dalam hidup kita. antara lain tentang cinta, pekerjaan, pernikahan, lingkungan, anak2, memberi maaf, komunitas dan usia.

“dear a friend, sometime losing is getting” (tata)

walaupun morrie kehilangan kebebasannya; Ia tak lagi bisa berdansa all night long, Ia tak bisa lagi mengajar di universitas, Ia tak bisa lagi leluasa membaca dan berdialog. namun Ia malah mendapatkan “hal” yg lebih besar. Ia mendapatkan “Makna Hidup” dan pada akhirnya, Ia meninggal dengan tidak sia-sia. Ia meninggal dengan tenang, setelah kuliah akhir bersama sahabatnya berhasil menelurkan tesis yang luar biasa. Dan dalam tesis itu, pesan penting Morrie kepada dunia akhirnya tersampaikan….. bahwa HIDUP INI BERHARGA!

5 thoughts on “SELASA BERSAMA MORRIE

  1. iyap betul juga kamu. ehm kalo menurutmu sendiri bgmn? kematian hrs d maknai sbg apa? kalo aku bilang, mati itu hanyalah satu tanda bahwa kehidupan kita saat ini brakhir.. lalu ntar d lain waktu, kita hidup lg sbg makhluk hidup yg laen alias reinkarnasi ^_^ apa ini masuk akal ya? tp mati hny mrupakan satu siklus dlm kehidupan, selain kita lahir, kita bertumbuh, kita sakit, ya pd akhirnya kita emang hrs mati.. tapi sebisa mungkin mati dgn terhormat lah.. artinya dikenang org sebagai “a good person”.. jd slama hidup berbuat baiklah kpd sesama..

  2. dengan memahami makna kematian, mungkin manusia akan lebih bijaksana dalam memperlakukan hidupnya–mengisinya dengan apa–sehingga tidak ada kekeliruan penghayatan antara takdir atau nasib
    🙂
    cheers

  3. tapi ga semua manusia bisa menerima kematian yah.. ada beberapa yg kalo divonis sakit ini atau sakit itu, mereka malah langsung drop..lalu bukane mengisi hari2nya dgn sesuatu yg berguna, mereka malah jadi lost control..lost their mind…Hmm beberapa tahun yg lalu aku sempet ikutan ngejaga kerabat aku yg kena kanker payudara. Beliau juga susah menerima keadaan itu.. Akhirnya Beliau jadi suka marah2 dan sering tampak depresi. aku kadang kena marah juga, tapi aku musti sabar.. krn aku ngerti, Beliau lagi sakit keras, tentu perasaannya juga ga enak yah. begitulah…kadang kematian dapat menjadi momok.. kembali ke pribadi kita aja, apa bisa menerima dan memahami makna kematian…. Thx Suci Ammalia for the sharing ^_^

  4. Buku ini memang sangat menginspirasi.
    kadang kita takut akan kematian. banyak alasan mengapa kita takut dengan yang namanya kematian, bisnis yang masih berkembang, keluarga yang akan ditinggalkan, egoisme pribadi yang belum tercapai, dan berbagai hal lainnya.
    tapi, disini Morrie hadir sebagai sosok yang seakan sempurna dan siap menghadapi kematiannya…T.T
    nice!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s