Saat diakuisisi, HMS telah menjadi milik atau bagian dari PMI. Namun, kedua pihak ini masih membawa corporate culture mereka masing-masing yang sering perlu waktu cukup lama untuk melebur, apalagi ini adalah global acquisition. Faktor shock, anxiety, dan stress sering menghantui. Maka setelah akuisisi, tentu saja PMI melakukan beberapa perubahan untuk menyatukan budaya kedua perusahaan.
Transformasi Nilai [...]
Archive for the ‘sampoerna welcome to marlboro country’ Category
26 Mar
perubahan sampoerna di tangan philip morris
26 Mar
knapa philip meminang sampoerna dengan mas kawin sedemikian besar?
Kali ini secara khusus saya membahas faktor-faktor yang mendorong Philip Morris Internasional/Philip Morris Indonesia (selanjutnya disingkat PMI) dalam strategi globalisasinya mengakuisisi HMS dengan harga yang amat mahal. Sekaligus guna menjawab apa sebenarnya tujuan akuisisi tersebut.
Secara umum, pembahasan saya ini juga menganalisis dan menjabarkan secara lugas mengenai strategi corporate dan global HMS/PMI.
Aliansi
HMS menjalin aliansi strategis dengan [...]
26 Mar
Analisis Industri Rokok Nasional 2007-2008
Daya tarik dalam suatu industri akan mengundang pemain untuk terjun dan mencari keuntungan. Besarnya tingkat profitabilitas yang diharapkan dari suatu industri mempengaruhi banyaknya pemain dan intensitas persaingan antar pemain dalam industri tersebut.
Salah satu cara untuk mengetahui level profitabilitas yang diharapkan dari industri tertentu adalah menggunakan Porter’s Five Forces Model of Industry. Lima kekuatan yang [...]
26 Mar
why Putera sold his Sampoerna?
18 Maret 2005 (1 + 8 = 9) Putera Sampoerna menjual 98% atau mayoritas saham HMS senilai Rp 48 Triliun ke PMI. Jumlah saham perusahaan yang dilego sebanyak 1.753.200.000 lembar (1 + 7 + 5 + 3 + 2 = 18, di mana 1 + 8 = 9). Meski terkesan mendadak, ada cerita menarik di [...]
Recent Comments