15
May
Posted by agneskurniawan in my poetry. 2 Comments
Cinta sesuatu yang baik
Menyatukan dua hati menjadi satu
Memadukan dua senyum menjadi tawa
Cinta sesuatu yang hebat
Menyatukan dua jiwa menjadi nafas
Memadukan denyut jantung menjadi lagu merdu
Cinta sesuatu yang benar
Memadankan dua prinsip sekaligus
Meleburkan segala perbedaan menjadi sepaham sejalan
Continue reading »
15
May
Posted by agneskurniawan in my poetry. Leave a Comment
I have no money
To buy a crown to adorn your sweetness
But you’re always be my king reign in my crystal palace
I have no plane
To bring you fly over to the great sky
But I have love wings to pick stars to rule over the world
I have no gold
To make you look shine around your friends
But my [...]
Continue reading »
15
May
Posted by agneskurniawan in my poetry. Leave a Comment
Hai, Nami !
Apa kabarmu ?
Lama tak bersua
Tiba-tiba saja kau hadir
Walau hanya sedetik,
Kau renggut jutaan nafasku
Ayah Ibuku kau tempiaskan
Yang tersisa hanya nisan mereka
Bayi-bayi mungilku kau pelantingkan
Yang tersisa hanya serak-serak tangis mereka
Hai, Nami!
Jangan kau datang lagi
Aku tak mau bersua lagi
Cukup Desember itu berlalu dengan perih
Jangan lagi kau beri serpih
Karena semua itu pedih [...]
Continue reading »
15
May
Posted by agneskurniawan in my poetry. Leave a Comment
Aku ini kotor
Jangan memujaku
Tinggalkan saja aku sendiri
Bersama piala-piala kebusukanku
Yang tak dapat kubanggakan
Tapi tetap akan kupajang
Di rak-rak ruang tamuku
Agar dunia tahu
Siapa aku
Continue reading »
15
May
Posted by agneskurniawan in my poetry. Leave a Comment
Kau tertawa
Tertawa
Dan tertawa
Tapi tiba-tiba kau menangis
Meraung
Mengadili dirimu sendiri
Dan berdarah
Kau usap airmata itu
Kau jilati darah itu
Dan kau pun tertawa
Dan tertawa
Lalu kau diam
Gelisah
Mencari kemana jiwamu t’lah pergi
Semua begitu kosong
Begitu sepi
Dan kau pun
…tertawa
Continue reading »
15
May
Posted by agneskurniawan in my poetry. 2 Comments
mencintaimu
apa adanya
seperti setan makan durian
lalu tanpa sengaja
malaikat lewat
dan menapuk wajah sang setan dengan kulit durian
tapi anehnya setan tidak marah
setan malah tertawa terbahak-bahak
pertanyaannya,
kenapa setan tertawa?
… itu karena malaikat sekalipun bisa berbuat jahat.
Continue reading »
Recent Comments